Selasa, 06 Maret 2012

Membuat Virtual CD di Linux

Virtual CD adalah CD yang dibaca dari harddisk kita bukan dari kepingan CD, adapun caranya adalah dengan memount file image dari CD yang telah kita buat. Adapun dengan cara ini maka pembacaan CD akan jauh lebih cepat dan tidak merusak CD, kenapa? Dikarenakan kecepatan dari kepingan harddisk lebih cepat daripada kepingan CD dan tentunya lebih tahan gores. Oleh karena itu cara ini banyak digunakan untuk bermain game yang notabene harus memasukkan CD yang harus terus diputar.
Dengan segala kelebihannya bukan berarti tidak ada kelemahan. Dengan cara ini tentunya kita memerlukan space harddisk yang cukup besar, dimana untuk satu keping CD dengan data yang terisi penuh membutuhkan space 700MB dan cara ini membutuhkan memory yang cukup besar.
Kenapa tidak dicopy saja datanya ? Ada perbedaaan besar antara data yang dicopy ke harddisk dibanding membuat image dan diakses dengan virtual CD, tentunya kalau anda menggunakan untuk game tentunya dia akan mencari partisi dari CDROM, sebetulnya anda juga bisa mengubah registry tapi tentunya ini sangat merepotkan (hal ini hanya berlaku untuk windows, untuk Linux belum membutuhkan). Adapun alasan lain untuk pemaketan sehingga tidak terpisah-pisah dan ketika digunakan tidak harus diekstrak seperti pemaketan tar. Selain itu untuk memudahkan apabila harus di burn ke dalam CD, tentunya akan lebih mudah.

Membuat CD image
Untuk membuat CD image ada banyak cara anda bisa menggunakan CD burner dengan fasilitas copy CD to CD tapi untuk lokasi tujuan anda ganti dengan image. Adapun cara lain anda dapat menggunakan cara manual yaitu dengan menggunakan program sederhana seperti cat atau dd.
Dengan menggunakan cat
# cat nama_device_CD > nama_image
contoh :
# cat /dev/cdrom > /image/a.iso
jadi dari kode di atas berarti kita mengakses isi dari device CD kemudian isinya kita jadikan satu file, yaitu file iso. Untuk di linux sebaiknya menggunakan jenis file iso, karena file adalah file image CD yang paling sering digunakan.
Dengan menggunakan dd
# dd if=nama_device of=file_image
contoh :
# dd if=/dev/cdrom of=/image/a.iso
program dd juga bisa digunakan untuk membuat image lain seperti floppy atau sebuah partisi begitu juga kebalikannya dari image ke device. Selain itu kita dapat menggunakan mengcopy satu partisi atau bahkan keseluruhan harddisk. Dengan begini informasi seperti boot record juga terambil sehingga bisa booting.
Penggunaan dd untuk membuat image floppy :
# dd if=/dev/fd0 of=/image/floppy.bin
Penggunaan dd untuk memasukkan image ke dalam floppy :
# dd if=/image/floppy.bin of=/dev/fd0
Penggunaan dd untuk membuat image partisi :
# dd if=/dev/hda1 of=/image/win.bin
Cara ini membutuhkan partisi yang free spacenya jauh lebih besar dari partisi yang dibuat imagenya.
Penggunaan dd untuk mengcopy harddisk ke harddisk lain :
# dd if=/dev/hda of=/dev/hdc
cara ini membutuhkan dua harddisk yang identik dan motherboard yang identik, karena di dalam harddisk akan berisi OS yang tentunya tak akan jalan apabila spesifikasi hardware berbeda. Penulis tidak menanggung kerusakan data ataupun hardware apapun apabila anda melakukan cara ini, tapi cara ini telah berhasil dilakukan penulis terhadap 14 PC yang spesifikasi hardwarenya benar-benar identik.
Memount Image CD
Sebetulnya mudah saja bukan sesuatu yang susah untuk memount suatu image CD, hanya saja device asal diganti file image dari CD saja. Kalau anda ingin memburn CD dengan sebagian dari isi file image anda jangan menggunakan file pada directory yang dimount, tapi sebaiknya anda mengcopy file ke suatu tujuan lebih dahulu baru di burn. Berikut cara-caranya :
Buat direktori tempat akan memount image CD.
# mkdir /mnt/iso
Mount image ke direktori yang sudah dibuat.
# mount -o loop /image/a.iso /mnt/iso
Nah sekarang anda sudah mendapatkan Virtual CD anda sudah dapat digunakan. Dan anda dapat menggunakannya untuk menonton koleksi VCD anda misalnya, yang telah anda buat imagenya. OK, selamat bersenaang-senang.
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar